Mengenal Lebih Dekat Tentang Sejarah dan Budaya Spanyol

Sejarah Spanyol dimulai sejak 8.000 hingga 3.000 tahun sebelum masehi. Para penjelajah dari Afrika Utara yang disebut kaum Iberian datang ke Spanyol melalui Selat Gibraltar (Jabal Tarik).

Sejak saat itu banyak kaum datang dan menetap di Spanyol, termasuk bangsa Romawi yang dikalahkan oleh Jerman pada. Lalu kurang lebih 300 tahun kemudian, -ada tahun 711, bangsa Moor dari Afrika Utara (suku Berber dan Arab yang beragama Islam) menaklukkan Spanyol dan berkuasa selama kurang lebih 750 tahun.

Bangsa Moor

Daerah yang dikuasai bangsa Moor ini disebut Al-Andalus (Andalusia). Kerajaan Kristen perlahan – lahan bangkit dan memulai proses yang disebut reconquista hingga Granada berhasil ditaklukkan pada 1492.

Pada tahun yang sama, Columbus yang berasal dari Spanyol menemukan Benua Amerika. Keberhasilan ini memicu semangat bangsa Spanyol untuk mengeksplorasi, mengeksploitasi, dan menjadikan Spanyol sebagai negara kaya di dunia. Namun, perang yang terus menerus di Amerika membuat Spanyol bangkrut.

Pada 1936, Jenderal Franco mengambil alih kekuasaan di Spanyol dan membunuh lawan – lawan politiknya dengan kejam. Sekitar 350.000 warga Spanyol meninggal pada kekuasaanya yang baru berakhir pada 1975. Pada tahun yang sama, Jenderal Franco menunjuk Raja Juan Carlos sebagai penggantinya, dan dimulailah transisi dari kediktatoran menuju demokratis hingga sekarang, di mana Spanyol menjadi salah satu anggota Uni Eropa.

Kebudayaan dan kultur Spanyol dipengaruhi kuat oleh agama Katolik yang dianut sebagian besar penduduknya. Paskah dirayakan secara meriah melalui Festival Semana Santa, dan perayaan Natal juga merupakaan perayaan besar di negeri ini. Bangsa Romawi dan Moor juga meninggalkan jejak peradaban mereka melalui karya arsitektur, seni, musik, dan cita rasa kuliner.

Festival Semana Santa, Spain

Dalam Arsitektur dan seni, bangsa Romawi meletakkan dasar bagi pengembangan kota – kota di Spanyol. Salah satunya Jembatan Romawi ( Roman Bridge ) di Cardoba, kuil, dan mausoleum. Bangsa Moor dari Afrika Utara meninggalkan jejak arsitektur yang unik dan menjadi pusat kunjungan para turis seperti Mezquita, Medina Azahara, dan Istana Alcazar di Cardoba, Istana Alhambra di Granada, dan La Giralda di Seville.

Kerajaan Kristen juga memberikan ragam arsitektur yang merupakan percampuran antara Romawi dan Gotik, juga arsitektur khas Mudejar yang mencampurkan motif Arab ke dalam bangunan khas Eropa.

Mudejar Art

Pada abad ke-20, modernisme melahirkan arsitek-arsitek kelas dunia di Spanyol, salah satunya ialah Antoni Gaudi yang menciptakan karya – karya unik seperti La Sagrada Familia dan Park Guell.

Spanyol juga melahirkan pelukis kelas dunia seperti Pablo Picasso dan Salvador Dali. Karya Picasso bisa dinikmati di Barcelona (Museu Picasso) dan Malaga (Museuo Picasso Malaga). sementara karya Salvador Dali bisa dinikmati di Figueres, kampung halaman Dali di Catalonia.

Dalam musik dan tarian, tentunya semua orang akan mengira flamenco sebagai tarian khas Spanyol. Walaupun sebenarnya tarian ini berasal dan hanya populer di Andalusia. Tarian ini biasanya diiringin gitar khas Spanyol dan bisa dinikmati para wisatawan di kota-kota besar Spanyol. Tapi tentu saja, Andalusia aadalah tempat yang paling ontentik untuk menyaksikannya.

Flamenco Dance, Spain

Dalam bidang olahraga, Spanyol terkenal dengan sepak bolanya dari Klub Real Madrid dan Barcelona yang mendominasi dunia. Spanyol juga terkenal dengan adu banteng. Adu banteng khas Spanyol disebut corrida de torros atau fiesta brava. Di Spanyol kegiatan ini populer digelar didaerah selatan dan Madrid sepanjang bulan Maret – Oktober.

Corrida de Torros

Budaya kuliner dari Spanyol ini juga tidak kalah dengan negara lain. Daerah pantai Spanyol sepanjang Catalonia dan Andalusia terkenal dengan makanan lautnya seperti gazpacho (sup tomat dingin), paella dan arros negro (nasi hitam dan tinta cumi).

Daerah Spanyol bagian tengah biasanya mengasinkan makanannya. Contohnya jamon iberico dan ham dari babi yang merupakan makanan khas Spanyol. Masakan daerah sini juga lazim menggunakan buah zaitun. Di Spanyol, makanan malam biasanya disajikan larut malam, yaitu sekitar jam 9-11 malam, jadi biasanya restoran baru dibuka pada pukul 8 atau 9 malam. Sebelum makan malam, biasanya orang Spanyol memakan tapas (makanan kecil) baik hangat maupun dingin seperti potongan keju dan zaitun, calamares (cumi), gambas (udang), dll. Kebiasaan ini menjadi tradisi unik di Spanyol. Dengan perkembangan waktu, muncul restoran-restoran tapas yang menyajikan tapas sepanjang waktu, tidak hanaya sebelum makan malam.

Tapas Bar in Spain

Wisatawan juga wajib tau salah satu tradisi dari Spanyol ini, yaitu siesta. Siesta yang berati istirahat atau tidur siang. Biasanya dilakukan setelah makan siang. Tradisi ini mungkin lahir karena pengaruh iklim. Sebagai wilayah yang kaya sinar mentari, Spanyol memiliki siang yang panas. Terlebih saat tengah hari musim panas di daerah selatan.

Source : Aktaviyani & Sastriana. 2013. Best of Spanyol. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Fiana Ronie

6 thoughts on “Mengenal Lebih Dekat Tentang Sejarah dan Budaya Spanyol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s